BEBERAPA BENTUK PENGALAMAN BELAJAR LINTAS KURIKULUM

Friday, September 9, 2011 Posted by Rino Safrizal
Pengalaman belajar lintas kurikulum dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi, kerjasama, solidaritas, kepemimpinan, empati, toleransi dan keterampilan hidup. Pengalaman belajar ini diberikan tidak terbatas pada rumpun pelajaran tertentu, tetapi mencakup berbagai rumpun.

Pengalaman belajar lintas kurikulum dikembangkan melalui berbagai kegiatan di luar dan di dalam kelas antara lain adalah sebagai berikut:

a. Lomba/Kompetisi
Berbagai kegiatan lomba/kompetisi yang dapat dilakukan dapat mencakup berbagai bidang: (a) lomba bidang sains dan teknologi yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan logis dan teknologi siswa, (b) bidang olahraga dan seni untuk mengembangkan estetika dan kinestetika siswa, dan (c) bidang bahasa untuk mengembangkan keterampilan berkomunikasi.

b. Perkemahan
Perkemahan dapat melatih siswa untuk hidup mandiri dengan permasalahan yang dihadapi harus dipecahkan sendiri. Perkemahan dapat diberi tema sesuai dengan penekanan yang diinginkan, misalnya perkemahan sosial, atau perkemahan lintas mata pelajaran seperti perkemahan bakti sosial di daerah bencana.

c. Bakti Sosial
Bakti Sosial diharapkan akan mampu melatih dan mengembangkan empati siswa serta menumbuhkan solidaritas pada orang lain sebagai anggota masyarakat.

d. Studi Banding Budaya
Studi Banding Budaya diharapkan akan dapat menumbuhkan rasa toleransi dan saling menghargai atas dasar kesadaran akan keanekaragaman bangsa Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap menghormati perbedaan.

e. Penelitian Latihan

Penelitian latihan lintas mata pelajaran dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir logis dan sistematis dalam menghadapi dan memecahkan masalah. Siswa dilatih untuk dapat mengidentifikasi masalah dan menemukan pemecahannya secara kontekstual.

f. Koperasi Siswa
Koperasi siswa mendorong siswa untuk bekerjasama dalam suatu tim. Selain itu, siswa juga dapat menghargai pekerjaan dan hasil karya orang lain sambil melatih keterampilan berorganisasi.


g. Kebun/sawah Percobaan dan Bengkel Siswa
Melatih siswa untuk dapat menerapkan teori, konsep, prinsip dan kaidah bidang ilmu yang telah dipelajari ke dalam kegiatan nyata.

Artikel ini dikutip dari :
Pusat Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional (2003). Pelayanan Profesional Kurikulum 2004: Kegiatan Belajar Mengajar yang Efektif.
Labels:

FOLLOWER